Tips Jual Mobil Second dengan Harga Tetap Tinggi

Ingin jual mobil second dengan harga tinggi? Untuk hal ini, mari bahas tips – tips di bawah ini yang tentunya bisa membantu Anda mewujudkan tujuan tersebut!

Pilih Mobil yang Populer

Jika Anda ingin harga jual mobil tetap tinggi untuk mobil second, Anda sebaiknya pilih mobil yang memang populer. Mobil yang populer entah karena pamor, tampilan ataupun kemampuan mesinnya, biasanya bisa menjaga harga jual second tinggi. Mobil yang seperti ini contohnya Innova dan Xenia di era tahun 2018 – 2019. Sekarang model – model mobil baru tentu terus muncul, jadi popularitas ini bisa berganti.

Hal yang menjadi masalah untuk harga jual tinggi menurut mobil yang populer ini adalah perubahan. Semisal beberapa tahun lalu Anda membeli mobil yang populer. Tapi saat menjual 2 atau 3 tahun setelah menggunakan, popularitasnya bisa turun. Hal seperti ini biasanya perlu pendapat ahli. Membaca majalah otomotif dan melihat penilaian review-nya, akan membantu Anda memprediksi popularitas kendaraan tersebut ke depannya.

Kondisi Mobil Masih Baik

Syarat yang paling pasti agar bisa jual mobil second dengan harga tinggi adalah kondisinya yang baik. Kondisi kendaraan yang akan dijual lebih baik mendapatkan service terlebih dahulu. Service ini melibatkan tampilan luar dan dalam agar semuanya benar – benar tampak baru.

Setelah menjalankan semua ini, Anda bisa mempromosikannya dengan foto – foto terbaru setelah servis dan bahkan menawarkan test drive. Hal ini tentu bukan masalah, mengingat tampilan mobil sudah kembali baik dan untuk test drive performa mobil pasti akan prima setelah service.

Umur Tidak Di Atas 5 Tahun

Semua barang akan mengalami penurunan nilai saat sudah makin tua. Hal ini juga terjadi saat Anda ingin jual mobil second. Jika Anda menunggu sampai mobil rusak untuk menjualnya, harga mobil tersebut bisa jatuh. Selain itu, untuk mobil keluarga, tiap tahunya model dan seri baru akan muncul. Menjual mobil Kijang keluaran tahun 2010 tentu akan berbeda dengan menjual yang seri 2016.

Jadi untuk memastikan Anda bisa jual mobil tersebut dengan harga tetap tinggi, Anda harus pastikan umurnya tidak di atas 5 tahun. Pilihan 5 tahun di sini telah dihitung dari perkembangan teknologi otomotif dan juga penggunaan rata – rata mobil. Pada tahun ke 5 setelah penggunaan, mobil biasanya masih cukup prima dan bekerja dengan baik. Tentu hal ini untuk penggunaan normal dan mobil tidak pernah kecelakaan.

Orang yang melihat penggunaan baru 5 tahun juga berpikir hal ini masih baru. Bagi Anda sebagai pemilik, menggunakan mobil selama 5 tahun tentu sudah puas dan siap membeli baru dari uang hasil jualnya. Menggunakan dasar ini, pilihan angka umur penggunaan ini tentu masuk akal.

Memiliki Catatan Service dan Riwayat Perbaikan

Jika Anda ingin para pembeli mempercayai Anda sebagai penjual, tentu catatan resmi dari tempat service akan membantu Anda. Riwayat perbaikan dari tempat servis di dealer resmi tentu sering ditawarkan. Hal ini bisa berupa pembukuan, struk pembayaran servis dan bahkan buku catatan khusus yang memang sudah di sediakan oleh dealer servis.

Catatan dan informasi dari pihak resmi ini tentu akan membantu pembeli melihat kondisi mobil sesungguhnya. Penjual yang berani memberikan info seperti ini biasanya lebih di hargai, jadi walaupun Anda menawarkan harga jual tinggi, para pembeli tidak keberatan karena info kondisi mobil valid.

Jadi kesimpulannya, biasanya meminta catatan kondisi, perbaikan dan info lain seputar mobil dari tempat servis resmi mobil Anda. Ikuti juga jadwal servis yang rutin untuk menjaga kondisi mobil Anda. Hal ini nantinya akan berguna untuk tetap untung jual mobil second Anda.

Ketahui Target Pasar Anda

Tips yang terakhir ini adalah penyesuaian harga untuk tempat menjual. Jika menjual di area kota Anda misalnya, harga jual tentu akan berbeda dibandingkan menjual di internet. Di kota Anda saingannya tentu tidak seganas di internet dan tentunya tiap kota akan memiliki mobil favorit berbeda.

Contoh saja Jawa mungkin banyak yang mencari Avanza, Innova dan sejenisnya, tapi di area seperti Irian Jaya, mobil yang bisa off road dan melewati jalan tanah dengan lancer mungkin lebih populer untuk kebutuhan pergi ke pelosok. Karena preferensi bisa berbeda, pastikan harganya juga menyesuaikan walaupu tetap bisa dipatok tinggi.

Sekian bahasan tips – tipsnya. Mudah – mudahan artikel ini dapat membantu Anda jual mobil second dengan harga yang tinggi. Terima kasih sudah membaca!

Mengapa Harga Jual Mobil Toyota Murah Sekarang Ini

Mobil Toyota tentu sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Sejak tahun 2008, produsen mobil ini mendominasi pasar dengan seri Innova dan Avanza. Sampai saat ini mobil seri tersebut masih laku keras. Tapi mengapa walaupun populer harga jual mobilnya jadi murah sekarang? Apa penyebab harga jual mobil Toyota murah ini?

Alasan Penurunan Pamor Mobil Toyota

Jika Anda ingin jual mobil, di tahun – tahun sebelumnya, harga mobil Toyota memang stabil dan jarang anjlok. Tapi di pertengahan 2019 sampai awal 2020 ini, perubahan sepertinya banyak terjadi. Mobil Toyota memang masih bagus, tapi permintaan dari pasar sepertinya sedikit berkurang. Hal ini bahkan sudah dikonfirmasi pihak Toyota Trust saat wawancara dengan wartawan otomotif dari GridOto.com.

Penurunan ini disebabkan oleh beberapa hal yang saling berpengaruh satu sama lain. Beberapa pengaruh ini ada yang berupa efek regional, tapi juga ada yang efeknya menyeluruh nasional. Untuk mengetahui faktor pengaruh ini dengan lebih baik, mari bahas satu per satu di bawah ini!

Munculnya Model Baru dari Beberapa Seri Mobil Toyota

Faktor pertama yang cukup berpengaruh adalah berita munculnya model baru dari beberapa mobil Toyota. Sebagai contoh Avanza memiliki versi baru pada pertengahan 2019. Hal ini jelas membuat mobil second untuk Avanza seri sebelumnya turun jauh harganya. Kebanyakan orang pencari mobil second, lebih memilih menunggu mobil Avanza versi 2019.

Pengaruh Bencana Alam dan Cuaca Buruk

Faktor yang kedua ini lebih dikarenakan masalah di ibu kota Jakarta. Sebagai daerah paling pada di Indonesia, mobil Toyota yang tersebar di sini tentu saja tidak sedikit. Kebanyakan mobil second yang akan dijual di sini telah melewati masalah banjir pada awal 2020 lalu. Masalah banjir membuat banyak mobil yang kondisinya baik jadi bermasalah.

Persebaran penurunan harga ini juga berpengaruh pada banyak mobil second Toyota lain dari Jakarta. Banyak orang yang memandang mobil dari daerah ini semuanya kena efek banjir. Hal ini membuat mobil second Toyota Jakarta tidak laku walaupun kondisinya masih bagus. Para penjual terpaksa jual mobil Toyota murah agar pembeli tidak lari.

Para Pembeli Mobil Mulai Menyebar Pilihannya

Faktor lain adalah perkembangan selera publik soal mobil. Tentu pilihan SUV dan MPV masih di dominasi Toyota, tapi karena pengguna mobil merek ini sudah banyak, pihak pembeli banyak yang ingin punya yang berbeda. Gerakan para konsumen ini sudah mulai berjalan sejak 2017 dan pada akhir 2019 dominasi Toyota sudah tidak sebesar dulu.

Banyak pembeli sekarang lebih hati – hati mencari mobil dan tidak sekedar ikut apa yang populer. Hal ini membuat Daihatsu, Nissan dan bahkan DFSK yang merupakan merek niche mobil China mendapat penambahan unit dari tahun ke tahun.

Apakah Anda Kemungkinan Harga Jual Toyota Murah Bisa jadi Mahal Lagi?

Kemungkinan masih ada, tapi hal ini lebih melibatkan mobil – mobil Toyota seri baru. Sekarang ini mobil yang serinya baru keluar 2019 dan 2020 masih hot dan banyak orang tidak ingin menjualnya. Tapi 2 atau 3 tahun ke depan, seri baru ini akan menempati harga jual yang sama dengan mobil Toyota di akhir 2018 yang harga jualnya masih tinggi.

Bagi Anda yng ingin membeli mobil second, lebih disarankan tunggu minimal 2 tahun untuk beli. Hal ini memastikan Anda bisa beli versi baru dari mobil Avanza ataupun Innova yang Anda tunggu. Jika memang tidak bisa menunggu, harga versi baru dari Toyota juga tidak terlalu mahal, jadi Anda tidak perlu takut beli baru sekalian.

Nah, bagi Anda yang ingin menjual mobil second Toyota Anda, sayangnya semakin lama menunggu, harga mobil Anda akan makin turun. Lebih baik Anda lepas sekarang walaupun harus turunkan harga. Hal ini lebih baik daripada harus merugi lebih banyak mengurusi mobil yang tidak laku – laku. Gunakan hasil penjualan ini nantinya untuk membeli mobil baru yang diprediksi para ahli otomotif memiliki harga stabil.

Sekian bahasan mengenai harga jual mobil Toyota murah yang terus terjadi beberapa bulan terakhir. Mudah – mudahan bahasan ini menambah wawasan dan berguna bagi Anda. Terima kasih sudah membaca!

Tips Jual Mobil Online yang Efektif

Jika ingin jual mobil secara online, tentu Anda berharap laku cepat. Internet membuat koneksi antara penjual dan pembeli menjadi lebih dekat, tentunya hal ini lebih menguntungkan bagi Anda. Sayangnya, saingan juga bertambah. Jika ingin laku cepat, ikuti saja tips – tips berikut ini!

Pastikan Merekam Tampilan Baik Mobil

Jika ingin banyak orang tergoda dengan mobil yang Anda jual, pastikan koleksi sebanyak mobil foto atau video mobil Anda. Pilah video dan gambar yang menunjukkan tampilan paling baik dan taruh di website bersama dengan tawaran mobil. Gambar visual adalah hal yang paling berpengaruh untuk menarik orang untuk tertarik membeli.

Sebagai rekomendasi, pastikan mobil mendapatkan permak, cuci bersih dan bahkan cat ulang agar tampilannya kembali seperti baru. Tampilan eksterior biasanya menjadi penilaian paling pertama oleh para pembeli. Jadi jika tampilan luarnya baik, banyak pembeli yang tidak terlalu cek soal kondisi internalnya.

Jangan Tutup – Tutupi Kondisi Mobil

Saat menawarkan mobil di internet, jangan sekali – kali menutupi info soal mobil Anda. Hal yang paling penting saat jual beli online adalah kepercayaan antar pihak yang bersangkutan. Semisal Anda memberikan info bohong dan pembeli datang langsung survei, Anda bisa ketahuan serta kehilangan kepercayaan mereka. Jika sudah kejadian, rumor yang tersebar bisa membuat Anda akan makin sulit menjual mobil.

Agar hal ini tidak terjadi, pastikan bicara sesuai kenyataan, tapi gunakan bahasa yang menjual. Jadi walaupun apa yang Anda katakan adalah hal yang negatif untuk kondisi mobil, orang tetap tertarik membelinya. Sebagai contoh, Anda menyatakan mobil pernah rusak terkena banjir dan ganti beberapa parts untuk bisa berjalan lagi. Dalam kata – katanya, tambahkan bahwa berkat perbaikan kondisi sudah kembali lancar dan mirip seperti baru. Kata – kata ini tentu tetap membuat orang tertarik walau diletakan untuk menyatakan kondisi mobil yang negatif.

Sesuaikan Harga dengan Dinamika Pasar

Setiap harinya, harga pasar untuk mobil second tentu bisa berubah. Hal ini harus Anda perhatikan sebagai pihak yang jual mobil. Jika Anda terlambat menyesuaikan harganya, tentu Anda bisa rugi atau malah kesulitan untuk menjual.

Sebagai contoh saja, saat 2018, harga Toyota Avanza masih cukup tinggi di pasar second. Tapi di pertengahan 2019, harganya perlahan menurun. Mengapa demikian? Hal ini karena pada akhir 2019 akan muncul Avanza versi baru. Banyak orang tentu tidak lagi memperhatikan versi yang lama dan lebih ingin memiliki versi baru ini.

Dalam kondisi tersebut, jika Anda tidak menurunkan harga sesuai dengan pasar, bisa saja mobil Avanza bekas Anda tidak akan laku. Seperti yang Anda tahu, mobil second yang tidak segera terjual, nilainya akan terus menurun. Jadi daripada keluar harus mengurusi mobil yang nilainya turun ini, lebih baik sesuaikan harganya agar tetap bisa terjual cepat.

Jika Memungkinkan, Tampilkan Catatan Service Mobil dari Pihak Resmi

Jika Anda ingin tampil lebih terpercaya saat menjual mobil second, pastikan cantumkan foto catatan service mobil di website penjualan. Catatan service biasanya diberikan pada pihak yang selalu rutin melakukan servis di dealer resmi. Dalam catatannya, staff servis akan mencatat berbagai perbaikan, masalah dan info penting lain tentang mobil. Informasi dari profesional dan juga pihak dealer resmi ini, tentu valid dan lebih dipercaya daripada keterangan kondisi dalam deskripsi saja.

Sediakan Layanan dan Komunikasi Baik

Walaupun menjual secara online, Anda tetap harus mempertahankan komunikasi. Cantumkan kontak dan keterangan lain pada page website jual mobil Anda. Hal ini memastikan Anda mudah dihubungi untuk deal ataupun sekedar pembeli cari informasi lebih.

Saat melayani pembeli yang cari info, jangan ketus walaupun mereka hanya tanya – tanya. Siapa tahu mereka masih menimbang dan berkat layanan baik Anda, bisa jadi deal. Karena itu, walau tidak bertemu langsung, lakukan layanan sebaiknya agar pamor Anda sebagai penjual terlihat positif.

Bagaimana menurut Anda soal tips – tips jual mobil secara online di atas? Mudah – mudahan dengan bahasan ini Anda jadi terbantu dan dapat menjual mobil dengan lebih cepat. Terima kasih sudah membaca dan selamat mencoba tips – tipsnya!

Toyota Indonesia Mau Lahirkan Mobil ‘Hijau’, tapi Fasilitasnya Belum Memadai

Toyota Indonesia benar-benar sangat tertarik untuk melahirkan mobil ramah lingkungan. Namun masih ada satu kendala, yang membuat Toyota masih mengurungkan niatnya tersebut.

“Kalau bicara soal teknologi, kita sudah siap semuanya. Mau BBG (bahan bakar gas), hybrid, listrik, semuanya kita sudah siap. Tapi bagaimana mau melahirkan (mobil efisien-Red), kalau fasilitasnya tidak memadai,” ujar Executive General Manager PT Toyota-Astra Motor, Anton Jimmi, di Jepang.

Hal senada juga disampaikan Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Warih Andang Tjahjono. Dirinya mengatakan, mau tidak mau semua harus menggunakan kendaraan ‘hijau’ atau ramah lingkungan.

“Sebenarnya saat ini pemerintah itu sudah menggalangkan (mengkhawatirkan-Red) oil akan habis. Kalau sudah seperti itu, ya kita harus mengarah ke sana atau melahirkan mobil efisien,” ujar Warih.

Namun, lanjut Warih, hal ini membutuhkan campur tangan pemerintah agar perkembangan mobil ramah lingkungan bisa benar-benar terwujud.

“Ini harus ada campur tangan pemerintah, karena memang mahal (baik fasilitasnya atau harga jual yang ditawarkan ke masyarakat. Karena mobil ini juga akan bermanfaat buat negara, kita bisa lebih banyak mengeskpor kendaraan,” ucap Warih.

Toyota Indonesia memiliki komitmen yang kuat untuk mendukung kebijakan Pemerintah Indonesia, dalam mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil sebagai sumber energi dan untuk mempromosikan pemanfaatan sumber energi baru dan terbarukan.

Karenanya, Toyota Indonesia bekerja sama dengan sektor akademisi dan pemerintah untuk melakukan berbagai macam studi untuk kendaraan berbahan-bakar baru dan terbarukan, yang sesuai dengan kondisi dan potensi Indonesia serta selaras dengan kebijakan Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) dan Rencana Umum Energi Daerah (RUED).

Saat ini, Toyota Indonesia terlibat aktif dalam studi untuk kendaraan berbahan-bakar CNG (compressed natural gas), bio-diesel, serta bio-fuel. Studi-studi ini dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan konsumen atas mobil berbahan-bakar energi baru dan terbarukan yang nyaman dan tetap memberikan kemudahan setara dengan mobil berbahan-bakar konvensional.

Sehingga, tidak hanya mengenai teknologi di mobil itu sendiri seperti durabilitas, namun juga mengenai kualitas bahan bakar baru dan terbarukan, jarak tempuh, hingga ketersediaan infrastruktur pengisian bahan bakar baru dan terbarukan.

Toyota Ingin Lihat Respon Konsumen Lokal akan C-HR

Toyota Astra Motor (TAM) menghadirkan mobil konsep C-HR yang cukup menarik perhatian banyak pengunjung  ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016.  Selain untuk memperlihatkan secara langsung teknologi ramah lingkungan yang sedang dikembangkan Toyota, Toyota juga memamerkan C-HR di GIIAS 2016 untuk melihat respons dari masyarakat sebelum memasarkannya.

Wakil Presiden Direktur TAM, Henry Tanoto, pihaknya sedang memikirkan kemungkinan membawa C-HR ke pasar Indonesia. Dirinya juga berpendapat, selama ajang GIIAS ini Toyota C-HR mendapatkan respons positif dari masyarakat.

“Kalau di Indonesia kita pikirkan mengenai C-HR ini possibility-nya apakah sesuai kebutuhan masyarakat Indonesaia atau tidak. (Respons) sejauh ini cukup positif ya. Mungkin masyarakat juga ingin memiliki mobil yang desainnya cukup futuristik, sporty dan atraktif,” ujar Henry saat ditemui di arena GIIAS 2016 di ICE, BSD, Tangerang.

Henry mengatakan bahwa ada banyak pertimbangan yang harus dipikirkan pihaknya sebelum memutuskan untuk menjual massal C-HR ke Indonesia. Salah satunya adalah  pilihan mesin C-HR yang sesuai dengan pasar Indonesia.

“Ini kita dalam fase consider. Jadi, salah satunya apakah masyarakat menyambut positif atau tidak, kemudian ada faktor-faktor lain untuk mempertimbangkannya. Intinya, mesin juga salah satu hal yang kita pertimbangkan, kira-kira mana yang paling sesuai dengan kebutuhan di sini. Jadi masih terbuka kemungkinan. Mesin 1.8L salah satu opsi yang sedang kita pikirkan juga,” ujar Henry.

Henry juga mengatakan bahwa teamnya memiliki pemikiran untuk membawa mobil konsep tersebut ke Indonesia.

“Tenang saja, yang pasti kita punya pemikiran untuk (membawa C-HR) itu. Kita masih dalam tahapan-tahapan untuk memastikan kendaraan ini akan diterima masyarakat,” ujar Henry.

Toyota Calya Telah Dipesan Melebihi Angka Target

Toyota Astra Motor (TAM) baru saja meluncurkan LCGC 7 penumpang, Toyota Calya pada 2 Agustus 2016 lalu. Toyota Calya langsung mendapat sambutan baik dari konsumen Indonesia hal ini terlihat dari pemesanan Toyota Calya yang sudah melebihi target meskipun umurnya belum genap sebulan.

Pada peluncuran Calya 2 Agustus lalu Toyota mengatakan bahwa target penjualan Calya adalah sebanyak 7.000 sampai 8.000 unit. Rupanya  target penjualan tersebut dengan cepat dapat diraih oleh Calya yang pada 16 Agustus sudah mencapai pemesanan 8.000 unit lebih.

“Sampai tanggal 16 Agustus itu pemesanan Calya sudah 8 ribu lebih, 8.473 unit. Distribusi sudah ada yang dikirim, udah cukup banyak, mungkin udah ribuan,” kata Wakil Presiden Direktur Toyota Astra Motor, Henry Tanoto di arena GIIAS 2016 di ICE, BSD, Tangerang, Kamis (18/8/2016).

Dengan pemesanan Calya yang sudah melebihi target, produksi Calya yang dilakukan oleh Astra Daihatsu Motor akan kembali disesuaikan.

“Target kita kan 7 ribuan, sampai per kemarin 8 ribu berati itu sudah mencapai target. Kalau memang ada kebutuhan, produksi kita akan berusaha untuk menyesuaikan dengan demand dari masyarakat. Jadi misalnya demand melebihi target kita, pasti kita bersama Daihatsu berusaha untuk meningkatkan kapasitas untuk memenuhi kebutuhan dari konsumen Calya,” kata Henry.

Tercatat tipe Calya yang paling banyak dipesan adalah Calya tipe G transmisi manual, yang mana menyumbang lebih dari 50 persen dari total pemesanan Calya.

“Varian paling banyak G MT, kalau data yang terakhir saya terima itu angkanya sekitar 57,8 persen,” kata Henry.

Lihat Fitur – Fitur Andalan Toyota Calya ini

Toyota Astra Motor telah merilis Astra Toyota Calya untuk pasar tanah air dan sedang diperkenalkan lebih dekat di Gaikindo Indonesia International Auto Show saat ini.Deputy Chief Engineer for Calya, Masanobu Ito mengatakan mobil LCGC 7 penumpang ini akan memberikan kenyamanan bagi pengemudi dan penumpangnya. Calya pun dilengkapi dengan fitur andalan yang akan mempermudah perjalanan ANda.“Fitur-fitur ini membuat perjalanan Anda dengan keluarga atau teman menjadi lebih mudah dan menyenangkan. Kami mengembangkan Calya untuk orang-orang Indonesia untuk menikmati perjalanan dengan keluarga dan teman Anda,” kata Masanobu Ito di GIIAS 2016 di ICE, Tangerang.Untuk fitur kenyamanan Toyota All NewCalya memiliki fitur power window, On/Off Eco Indicator, layar Multi Information Display yang informatif, one touch signal, dan power outlet di bangku baris kedua. Penumpang belakang bisa mengisi baterai ponselnya dari power outlet di belakang.“Kami mendesain Calya sebagai MPV 7 penumpang sesungguhnya dengan menawarkan kenyamanan untuk semua penumpang pada perjalanan dekat maupun jauh,” jelas Masanobu Ito.Untuk fitur keselamatan, Calya memilikisemua kursi yang dilengkapi dengan sabuk pengaman tiga titik. Calya juga memiliki dual SRS airbag“Selain itu, semua grade Calya dilengkapi dengan Parking Sensor,” katanya.Untuk dapur pacunya, Calya juga tidak kalah handal dengan dilengkapi dengan mesin baru 1.2 liter NR dengan teknologi Dual VVT-i. Mesin memiliki tenaga maksimal hingga 88 PS dengan torsi 108 Nm.